Postingan

Menampilkan postingan dengan label Reaksi Isro mi'raj

REAKSI ISRO MI'RAJ

  Perjalanan Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa yang ‘sulit dinalar logika’. Bagaima mungkin, perjalanan sejauh itu hanya ditempuh dalam satu malam. Perjalanan dari Masjidil Haram menuju Baitul Maqdis, dan dari Baitul Maqdis menuju langit dunia sampai akhirnya Nabi Muhammad saw bertemu dengan Rabb-nya langsung, tanpa ada penghalang (hijab). Rasulullah menyadari kejadian yang dialaminya itu di luar nalar. Oleh karena itu beliau sudah berprasangka dan cemas terlebih dahulu, “Jangan-jangan umatku tidak akan mempercayai semua ini?” pikir Rasulullah. Tapi, bagaimana pun ini adalah kebenaran dan ini nyata. Beliau mengalami sendiri semua yang beliau rasakan pada perjalanan satu malam itu. Sebagai sebuah kebenaran, harus beliau sampaikan. Bukankah salah sifat wajib nabi adalah  shiddiq  (jujur) dan  amanah  (dapat dipercaya)? Beliau tetap harus menyampaikan kisah ini apa adanya; tidak ditambah-tambahi ataupun dikurangi. Peristiwa Isra’ Mi’raj ini merupakan ujia...