Kisah Nabi Nuh 'alaihissalam dan bahteranya menyelamatkan pengikutnya dari banjir besar menarik untuk diulas. Siapa saja yang ikut dalam bahtera Nabi Nuh itu? Simak ulasannya berikut ini. Nabi Nuh diangkat oleh Allah Ta'ala menjadi Rasul untuk melanjutkan tugas kerasulan Nabi Idris 'alaihissalam. Beliau adalah Rasul pertama dari golongan 'Ulul Azmi (Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan Nabi Muhammad ﷺ). Nama Nuh dalam Al-Qur'an disebut sebanyak 43 kali. Nasab dan Usia Nabi Nuh Nasab Nabi Nuh bersambung hingga kepada manusia pertama Nabi Adam 'alaihissalam. Dalam satu kajian Syaikh Ahmad Al-Mishry, Dai asal Mesir yang bermukim di Jakarta diceritakan bahwa Nabi Nuh merupakan salah satu Nabi yang dikaruniai umur yang panjang. Usia beliau mencapai 950 tahun dan sekaligus nenek moyang manusia kedua setelah Nabi Adam. Adapun silsilah nasab beliau yaitu: Nabi Nuh bin Lamuk bin Matusyalkha bin Idris 'alaihissalam bin Yarid bin Mahlaail bin Qina...
Ada 5 amalan yang tidak boleh ditunda-tunda pelaksanaannya, bahkan harus disegerakan sebab bila tidak akan menjadi dosa. Amalan apa saja dan apa alasannya? Menurut Al-Habib Quraisy Baharun yang menukil Kitab Hilyatul Auliya' karya Abu Nu'aim Al Ashbahani menyebutkan perkataan berikut ini dari Hatim Al Ashom dia berkata: “Tergesa-gesa itu dari setan, selain dalam lima tempat, maka sesungguhnya tergesa-gesa dalam hal itu termasuk sunnah Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam, yaitu: Memberi makan kepada tamu, jika menginap; mengurusi mayat orang yang mati; mengawinkan anak perempuan jika telah baligh; membayar utang jika telah jatuh tempo pembayarannya; dan taubat dari dosa jika terlanjur mengerjakannya.” Dikutip dari kitab Nashaihul Ibad karya Syekh Muhammad Nawawi Ibnu Umar Al-Jawi, berikut penjelasan tentang 5 amalan yang harus disegerakan tersebut: 1. Memberi makan kepada tamu Abu Hurairah radhiyallahu'anhu mengatakan, bahwa sesunggunya Rasulullah shal...
Yachya Yusliha Rasulullah melarang umatnya menyemir uban dengan warna hitam. Yang dianjurkan adalah menyemirnya dengan hinna dan inai berwarna merah kecoklatan atau coklat tua seperti Habib Umar bin Hafiz. Foto/dok penatarim Menyemir uban merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Hal ini didukung oleh beberapa riwayat hadits yang membolehkan umat muslim mewarnai rambutnya ketika beruban. Namun, Rasulullah SAW melarang umatnya menyemir uban dengan warna hitam. Adapun anjuran menyemir uban diterangkan dalam Hadis berikut, Rasulullah SAW bersabda: إِنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « إِنَّ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى لاَ يَصْبُغُونَ ، فَخَالِفُوهُمْ Dari Abu Hurairah, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan Nasrani itu tidak menyemir uban. Oleh karena itu selisihilah mereka ." (HR Al-Bukhari 3275 dan Muslim 80) Karena pada ma...
Komentar
Posting Komentar